Penulis : Novita Tata Pamky Samosir ( X-BROADCAST SMK VISI MEDIA INDONESIA )
Tokoh :
1. Syaiful berperan
sebagai Iko
2. Erlangga berperan sebagai Nico
3. Sandra berperan
sebagai Tata
4. Anki berperan
sebagai Putri
5. Daniek berperan
sebagai Tania
BABAK 1 INT-AULA SEKOLAH
Ditengah
kesibukan dan hiruk-pikuk sebuah kota, terdapat sebuah sekolah. Terlihat bahwa
sekolah tersebut adalah sekolah yang biasa-biasa saja, tidak terlalu besar,
namun tidak terlalu kecil. Bel pulang berbunyi, para siswa keluar dari pintu
masuk, mereka semua sedang berbincang-bincang dengan teman-teman mereka. Tiba-tiba
salah seorang anak menabrak temannya.
ADEGAN I
Tata : “Aduuuuuh!!
Gimana sih kamu, kalau jalan tuh pakai mata dong!” ( terjatuh )
Nico : “Eh,
apaan. Yang nabrak kan kamu, kok kamu nyalahin aku.” ( soksokan, acuh )
Tata : “Kamu
tuh udah salah gamau disalahin!” ( marah )
Putri : “Kamu
kenapa, San ?”
Tata : “Nih
orang nih, resse banget.” ( jengkel )
Tania : “Kamu
anak baru, ya ?”
Nico : “Ya,
kenapa tanya-tanya ?”
Iko : “Eh,
kamu anak baru gausah songong!” ( nada tinggi )
Tania : “Udahlah,Ko.
Gapapa kok. Ayo cepetan pulang. Keburu sore ntar!”( meninggalkan tempat
kejadian )
BABAK II INT-RUANG KELAS
Bel tanda masuk pun berbunyi. Semua siswa duduk
ditempat masing-masing, sambil berdoa agar jam pelajaran itu kosong. Tiba-tiba, ada seseorang mengetuk pintu kelas mereka.
Seorang laki-laki masuk ke dalam kelas itu. Mata mereka melirik laki-laki itu. Tata,
Putri, dan Tania terbengong melihat laki-laki itu.
ADEGAN I
Tata :
“Double what! Itu kan cowok yang nabrak gue Kemarin!” ( kesal )
Putri :
“Kayanya iya deh, itu yang nabrak kamu tadi, Ta.”( ragu )
Tania :
“Bukan kayaknya lagi, emang dia kok yang nabrak Tata tadi” ( santai )
Iko :
“Haha, eh kamu anak baru, gausah songong ya disini gausah sok-sokan” (
mendekati Nico )
Nico: “Hey gendut!
Lu ngancem gue? Lu gak suka? Lu gak terima?.” ( sok jago, angkuh )
Iko : “ Oh! Kamu nantang aku ?”
Tata : “ Udah deh! Gausah kayak anak kecil! Berantem
mulu kerjaannya!”
Iko : “ Makanya ini anak baru dibilangin, jangan
seenaknya sendiri”
Tata : “ Kamu jangan gitu, kamu anak baru tolong
hargai temen yang lain.”
Iko : “Dengerin tuh si Tata.”
Tata : “ Kamu juga, udah lama sekolah disini
harusnya ngasih contoh, bukannya ngajak battle.”
Nico : “Apaan lu, liat-liat” ( Menatap Iko )
BABAK III INT-RUANG KELAS
Hari pertama
dijalani Nico tanpa beban. Dan keesokan paginya, dikelas ada Iko dan Tania
sedang asyik mengobrol dimeja dan kursi tempat Putri dan Nico duduk.
Putri : Permisi dong, aku mau duduk dikursi aku.
Tania : Kayak ada
yang ngomong? Lo denger ga bang?
Iko : Ga tuh. Hantu kali yah.
Suara ada wujud tak nampak.
Tania dan Iko tertawa, wajah Putri
terlihat sedih.
Nico : (memasuki
kelas&menghampiri kursinya) Permisi gue mau duduk.
Tania dan Iko masih asyik
mengobrol.
Nico : Gue bilang PER-MI-SI. Gue
mau duduk. Ini kursi gue. Kalian bisa kan ngobrol dikursi kalian sendiri?
Iko : barusan lo ngomong ?
Tania : Eh, Nico. Silahkan
duduk. Aduh maaf yah kursinya kita pakai mengobrol.
Iko : Lo
apa-apaan sih, Niek?
Tidak lama kemudian Tata tiba
dikelas dan Nico menghampiri
Nico : San, maaf ya atas yang
kemarin. Gue gak sengaja nabrak loe.
Tata : hmm (sinis)
Nico : ya udah
si, yang penting gue udah minta maaf sama lo. Gue cabut dulu.
Tata : (melihat sinis).
Tania dan Iko menghampiri Tata
Tania : Ciee … ciee
Tata : Cie apaan!
Iko : dideketin anak baru ya neng,
haha
Tata :
idiih, muka lu dua ah. Gue mau ke toilet dulu, biar ga gila kaya kalian haha.
Tania : gue ikut Ta.
BABAK IV
INT-KAMAR MANDI
Di setiap
perjalanan dari kamar mandi, Tania dan Tata membincangkan si Niko.
Tania : “
Ciee … ciee ”
Tata : “ Lu
kenapa coba? Kesurupan ?”
Tania :
“Haha, kamu bisa aja sih, gak lucu tau, Ta.”
Tata : “
Salah sendiri dari tadi ciya ciye aja kurang kerjaan!”
Tania : “
Kamu sih lucu! Dideketin anak baru.”
Tata : “
Apaan, ayo buruan masuk nanti ada yang bawel.”
Tania : “
Haha, iyaiya ayo cepet lari. ”
BABAK V
INT-AULA SEKOLAH
Bel pulang
berbunyi, seluruh siswa keluar melalui pintu masuk. Terlihat Putri dan Tania
sedang berbincang-bincang.
Putri : “
Aku perhatiin, kok Niko ngedeketin Tata terus ya?”
Tania : “
Iya, Put. Ya gitulah ya, sakitnya tuh disini.”
Putri : “
Kamu suka sama Niko?”
Tania : (
gugup ) “ Ngggg, Nggak kok, Put. Soktau deh kamu.”
Putri : “
Hahaha, udah deh jujur aja. Dia emang keren sih, tapi kelakuannya itu lo rada
gimana gitu.”
Tania : “
Ya mungkin lagi beradaptasi yakan, ya jadi seperti itu.”
Iko : (
Mengagetkan Putri dan Tania ) “ Heh!! Hayoo lagi ngomongin apa?”
Putri : “
Yaampun, Iko! Kamu bikin jantungan kita aja deh.”
Iko : “
Haha, ya maaf. Kan cuman bercanda, lagian kalian berdua doang, Tata kemana ?”
Tania : “
Gatau tuh, tadi buru-buru pulangnya. Katanya mau bikin tugas, kan minggu ini
tugas-tugas mepet deadline.”
Putri : “
Iya tuh, beneran deh, pusing pala barbie.”
Iko : “
Emang tugas apa aja sih ?”
Putri : “
Banyak, bahasa indonesia, kkpi, seni budaya, sama apa ya? Lupa aku.”
Tania :
“Matematika beb.”
Putri : “
Nah itu iya, matematika.”
Iko : “
Omegot!! Matematika gue gimana duh!!.”
Putri : “
Makanya bikin. “
Iko : “ Iya
iya, ntar aku boleh nanya kan kalo aku gabisa?
Tania : “
Bayar lo ya, haha “
Iko : “
Tania sama temen sendiri pelit amat sih.”
Tania : “
Ya kan bercanda haha.”
BABAK VI
INT-RUANG KELAS
Didepan
kelas Tania terlihat gelisah, galau, memikirkan Niko yang sedang berusaha
mendekati Tata.
Tania : “
Kenapa aku jadi mikirin Niko mulu yah ? Kenapa jadi kepikiran terus? “
Tata : “
Hayoo, ngapain? “
Tania : “
Eh kamu, ngagetin aku aja.”
Tata : “
Lagian kamu pagi-pagi udah ngelamun.”
(Tiba-tiba Putri datang)
Putri : “
pasti kamu lagi ngegalauin yang kemarin ya kan?”
Tania : “
idihh, apaan! Ngga kali nyak.”
Tata : “
yang kemarin? Apa sih ? Hayoo apa?”
Putri : “
Itu loo.!”
Tania : “
Diem aja, Put! Aku cium lo kamu.”
Putri : “ haha
iyaiya nggak kok.”
(Iko datang
menghampiri)
Iko : “ Eh,
ada yang udah bikin tugas?”
Tata : “
Tugas apaan? Kan tugas hari ini banyak.”
Iko : “
semuanya, hehe “
Tata : “
Itu di tasku, gue udah bikin semua. Ambil sendiri”
Iko : “
Oke, makasih ya ndut.”
Tata : “
eh, apaan! Mirror kali bang.”
( Niko
datang menuju kekelas, lalu bergabung dengan mereka )
Niko : “
Pagi, Ta!”
Tata : “
Iya pagi.”
Putri : “
Cuman Tata doang nih yang di ucapin morning?”
Niko : “
Haha, envy ni yee. Morning Tania, Putri, Iko.”
Iko : “ Nah
gitu dong, jadi temen yang baik. Jangan sombong kaya kemarin.”
Niko : “
Haha, iya iya. Maaf ya kan kemarin baru adaptasi.”
Iko : “ Iya
gapapa, kalo gini kan enak kan jadi temen yang baik.”
Tata : “
Udah yuk masuk kelas, disini kaya hantu penunggu aja haha.”
BABAK VII
INT-AULA SEKOLAH
Bel
istirahat berbunyi. Semua siswa keluar kelas, kecuali Putri dan Tata. Tata
curhat dengan Putri.
Tata : “
Makin hari aku lihat tuh si Niko kok makin perhatian ya sama kita.”
Putri : “
Bukan sama kita tapi sama kamu haha.”
Tata : “ Ih
apaan, nggak aja wekk.”
Putri : “
kamu suka ya sama Niko?”
Tata : “
Emm, kasih tau gak ya?”
Putri : “
ngaku aja deh, Ta.”
Tata : “
Em, ya mungkin”
Putri : “
Tuhkan bener haha”
Tata : “ Apaan
sih, keluar yuk, nyari udara seger”
Putri : “
ayo, keluar aja.”
( Iko dan
Niko memasukki kelas )
Iko : “
Kamu kok sekarang baik sih sama kita?”
Niko : “
Kenapa? Emang gak boleh ya ?”
Iko : “ Ya,
boleh-boleh aja sih haha.”
Niko : “
Laya maka dari itu.”
Iko : “
Kamu suka ya sama Tata?”
Niko : “
Kepo deh.”
Iko : “
Udah ngaku aja.”
Niko : “
Kalo iya kenapa? Kamu cemburu? Haha”
Iko : “
Nggaklah ya.”
Niko : “
Masa sih? Iya-in aja deh haha.”
Iko : “
tapi loe suka kan ?”
Niko : “
Emm, mungkin.”
Iko : “ haha
ciye ciyee. Gua kasih tau nih, bro. Tata itu cewek judes, sama galak loh. Masih
yakin mau ngedeketin?
Niko : “
yakin lah, cewek galak itu menantang bray.”
Iko : “ ya
terserah lo aja sih, yang penting gua udah kasih tau.”
( bel tanda
masuk berbunyi )
Niko : “
Ta, nanti pulang sekolah jangan pulang dulu ya? Ada yang mau gue omongin.”
Tata : “
Apaan?”
Niko : “ Ya
pokoknya jangan pulang dulu, ya?”
Tata : “
Iya bawel amat sih.”
BABAK VIII
INT-GERBANG SEKOLAH
Tata : “ Lu
mau ngomong apaan?”
Niko : “
Jadi gini, Ta. Gue tau mungkin ini terlalu cepet, tapi gue suka sama lu,Ta.”
Tata : “
Terus?”
Niko : “ Ya
gue pengen kita lebih dari sekedar temen.”
Tata : “
Gini ya, Nik. Gue juga suka sama lu, tapi tolong beri waktu gue buat berfikir
dulu ya? Gue gabisa langsung
jawab yes or no, tapi gue harus pikirin mateng-mateng dulu”
Niko : “
Its oke lah, Ta. Gue tunggu sampe besok lusa ya?
Tata : “
iya, yaudah gue pulang dulu ya?”
Niko : “ Lu
ati-ati pulangnya”
Tata : “
Iya lu juga.”
( Putri
menghampiri Tata )
Putri : “
Hayo abis ngapain?”
Tata : “
Apaan sih ndut.”
Putri : “
Niko ngomong apaan coba, oiya nanti aku mau kerumah kamu?”
Tata : “
Dia nembak gue, oke lamgsung aja say”
Putri : “
Terus kamu jawab apa, ntar sekitar jam 4 ya?”
Tata :
“Oke. belom aku jawab sayang, aku bingung, aku suka tapi ….”
Putri : “
Tapi apaan?”
Tata : “
Gapapa, yaudah aku duluan ya? Bye.”
BABAK IX
INT-RUMAH TATA
Tata : “
Gimana nih, Put? Gue bingung.”
Putri : “
Karena tadi? Aku mau ngomong tapi takut sama kamu, Ta.”
Tata : “
Ngomong aja kali, emangnya gue guru kesiswaan apa kok takut segala.”
Putri : “
jadi gini, Tania tuh sebenernya suka sama Niko,”
Tata : “
Pantesan dia kalo sama aku sekarang rada gimana gitu.”
Putri : “
Maka dari itu, dia kan suka sama Niko, dia lebih mentingin perasaan temennya
sendiri daripada dia sendiri.”
Tata : “
Yaampun, yaudahlah kalo gitu thanks ya, Put. Buat infonya.”
BABAK X
INT-SEKOLAH
Tata : “
Pagi, Tan. Gue ada berita nih.”
Tania : “
Apaan?”
Tata : “
Niko nembak gue kemarin.”
Tania : “
Terus?”
Tata : “
Ah, ya gitu intinya aku seneng banget deh.”
Tania : “
Gue ikut seneng juga ya san.”
Tata : “
Iya, makasih, Tan.”( meninggalkan Tania )
( Putri
masuk kelas mendekati Tania)
Putri : “
Lu dah tau beritanya?”
Tania : “
Iya gue tau kok.” ( Menangis dipundak Putri )
Putri : “
Aku tau perasaan kamu, Tan. Yang sabar ya.”
Tania : “
Kadang sabar itu kayak surat Al-Ikhlas yang gak ada kata ikhlasnya.”
Putri : (
meraba rambut Tania )
( bel masuk
berbunyi )
Tata : “
Nik, ntar pulang sekolah jangan pulang dulu ya? Ada yang mau aku omongin.”
Niko : “
Iya, oke.”
Tata : “
Tan, ntar jangan pulang dulu ya aku mau ngomong.”
Tania : “
Iya, Ta.”
BABAK XI
INT- AULA SEKOLAH
Tata
menunggu Tania dan Niko di Lobi sekolah, sambil mondar-mandir melihat jam
sekitar 15 menit ia menunggu.
Tata : “
Nah akhirnya kalian dateng.”
Tania : “
Mau ngomongin apaan sih?”
Tata : “
Buat lu, Tan. Gue tau lu suka sama Niko, dan gue hargai perasaan lu. Buat Niko,
ini udah 2 hari kamu nunggu jawaban dari aku, dan jawabannya maaf nik, aku
gabisa”
Niko : “
Tapi, kamu kan pernah bilang kalo kamu suka sama aku.”
Tata : “
Iya, aku suka sama kamu, tapi nggak baik bahagia diatas derita oranglain.”
Tania : “
Kamu ga harus gini, Ta. Jangan… “
Tata : “
Kenapa? Aku hargai perasaan kamu tan. Yaudah ya cuman itu kok yang mau aku
omongin, kalian ati-ati pulangnya. Seenggaknya kita bisa jadi temen baik kan,
Nik?
Niko : “ Ya
Tata” ( kecewa )
Tania : “
Kenapa kamu gini sih?”
Tata :
“Udah, ini hidupku, aku yang nentuin.”
( Putri dan
Iko yang mengintip lalu menghampiri mereka )
Iko :
“Kalian jangan saling bermusuhan, kalian tetep temen baik”
Tata : “
Eh, buset. Kapan lu dateng ndut”
Iko &
Putri : “ Kepoo “
Tata : “
Iya kita semua temen baik, kita sahabat, jadi jangan sampai kita musuhan ya
guys. Solidaritas tanpa batas.”
Tania, Niko,
Iko, dan Putri : “ Yeaah, we are best friends Forever. Ha ha ha cim!!”
Lalu mereka
berpelukan bersama.
Tugas SB/
X-BROADCAST/ SMK VISI MEDIA INDONESIA
____TAMAT____
Tidak ada komentar:
Posting Komentar