Senin, 14 September 2015

DEFINISI DAN KEUNTUNGAN KAMERA SLR



DEFINISI DAN KEUNTUNGAN
MENGGUNAKAN KAMERA SLR
Definisi kamera SLR
     Adalah kamera refleks lensa tunggal (single -lens reflex (SLR) camera) adalah kamera yang mengunakan sistem jajaran lensa jalur tunggal untuk melewatkan berkas cahaya menuju ke dua tempat, yaitu Focal Plane dan Viewfinder, sehingga memungkinkan fotografer untuk dapat melihat objek melalui kamera yang sama, persis seperti hasil fotonya. Hal ini berbeda dengan kamera non-SLR, dimana pandangan yang terlihat pada Viewfinder, dan jajaran lensa yang lain untuk melewatkan berkas cahaya ke Focal Plane.
     Kamera SLR menggunakan pentaprisma yang ditempatkan di atas jalur optikal melalui lensa ke lempengan film. Cahaya yang masuk kemudian dipantulkan ke atas oleh cerminpantul dan mengenai pentaprisma. Pentaprisma kemudian memantulkan cahaya beberapa kali hingga mengenai jendela bidik. Saat tombol dilepaskan, kaca membuka jalan bagi cahaya sehingga cahaya dapat langsung mengenai film.
Kelebihan/keunggulan Kamera SLR
1. Lebih Fleksibilitas 
Keuntungan yang paling penting dari DSLR adalah fleksibilitas untuk pertukaran berbagai jenis lensa. Ada lebih dari berbagai macam lensa tersedia yang dapat digunakan dengan kamera SLR Mereka semua fungsi juga lebih yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan foto yang luar biasa. Jika Anda ingin menangkap landscape gunung, kemudian pilih lensa ultra wide. Demikian pula, jika Anda ingin fokus pada subjek dan pada saat yang sama mengabaikan latar belakang, Anda harus memilih lensa tele. Misalkan Anda perlu fokus pada objek kecil, maka lensa makro adalah yang ideal. Juga mencatat ada banyak jenis lensa untuk SLR selain lensa yang telah disebutkan.

2. Kualitas Gambar Lebih Baik
Anda yakin akan kualitas gambar lebih baik ketika menggunakan kamera digital single-lens refleks. Bila dibandingkan dengan kamera digital, SLR akan menghasilkan gambar yang lebih baik bahkan jika keduanya memiliki jumlah yang sama mega-pixel nya. Ini lebih jelas dengan kamera SLR memiliki kepekaan cahaya yang lebih tinggi.

3. Kinerja Yang Lebih Baik
Dibandingkan dengan camdig biasa, kamera SLR memiliki kinerja lebih baik dalam hal autofocus cepat, penundaan rana yang lebih pendek, kapasitas memori lebih besar dan respons yang cepat saat syuting berkesinambungan. Selain itu, kamera digital SLR memiliki fungsi lebih dari titik dan menembak kamera. Sebagai contoh, sebagian dari tombol-tombol yang mudah dioperasikan dengan menggunakan jempol dan telunjuk. Jangan bingung karena banyak tombol yang tersedia di SLR karena yang paling penting mudah ditekan bukan akses menu.

3. Gampang Upgradable
SLR ini dapat digunakan selama bertahun-tahun tanpa mendapatkan ketinggalan jaman karena dapat dengan mudah diupgrade. Banyak aksesori yang tersedia untuk upgrade di toko kamera banyak secara lokal dan luar negeri. Ada banyak aksesoris kilatan yang sangat kuat, dapat diandalkan dan mudah dioperasikan, pemancar nirkabel dan perangkat remote untuk memicu Anda untuk mengambil ekspedisi fotografi ke tingkat yang berbeda.






Nama         : Novita Sandra Pamky Samosir
Kelas         : X-Broadcasting/ 017
Tugas        : Kamera Foto ( KF )

MAKALAH K3 ( SIKAP DUDUK YANG BENAR DAN CARA MEMBERSIHKAN LENSA MDH / SLR )



Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEisMnoJ5lIuG8gZGwVKOoMzrpFldESS9_kmHQvIY8wTyHBmkkAyCrup7JGMUid8DS5SHVkd_ZCPmjFWa0k2eVmnGLxcQ7CbvVPkDWnRsxGmdgv7HhPVhpxkxmRkmqrgYdko6qm_dQlNNA/s1600/computing-ergonomics-sitting-position.png


Mengatur posisi tubuh saat menggunakan komputer itu sangat penting, karena jika kita tidak tau cara mengatur posisi tubuh yang benar kesehatan dan keselamatan kita dalam menggunakan komputer akan terganggu. Dan banyak resiko jika kita tidak tepat dalam mengatur posisi tubuh kita misalnya sakit leher, pandangan mata menjadi kabur , pusing , dll. Maka dari itu saya akan membantu mengatasi masalah tersebut. Dengan melakukan cara-cara di bawah ini sobat dapat terhindar dari hal-hal yang tidak kita inginkan.
Posisi Duduk yang Baik


1. Posisi paha sebaiknya horizontal sejajar dengan lantai tempat
   Kamu bekerja.

2. Telapak kaki menapak ke lantai

3. Bantalan pada kursi sebaiknya da[at menopang punggung Kamu  
   yang bawah, sehingga punggung dapat tetap tegak.

4. Jangan menggunakan posisi duduk yang sama saat Kamu bekerja
   terlalu lama, ubahlah sesekali.

5. Jangan membungkuk, rileks dan nikmati.

Posisi Monitor yang Tepat

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhT3LmDnDMFHSjr0Uaug42h-4-IYqesMHi_aw68s64_dJwYprQMLm6IdmrGOz60LHz2GNyBKIrjm5syuqbIeb7in2kfs9Wnh9ykaNmn_gZtUifShQdJlCzxnmi-uyTNss2Xti67FI36PA/s1600/sdgfadg.jpeg

 1.  Usahakan tidak ada penghalang antara mata dengan monitor
     yang dapat  menyebabkan monitor tidak dapat dilihat dengan
     baik.

2.  Atur kecerahan dan ketajaman gambar sesuai dengan kebutuhan
    mata Kamu.

3. Posisi monitor jangan sampai memantulkan cahaya yang dapat
   menggangau konsentrasi Kamu saat berada di depan layar

4. Atur posisi monitor sejajar atau sedikit dibawah mata.


Posisi Meja Komputer


1. Taruhlah keyboard dan mose dengan posisi yang dapat membuat 
   lengan Kamu rileks

2. Usahakan posisi meja dengan siku membentuk sudut 90 derajat

3. Pada saat mengetik usahakan posisi lengan Kamu pada posisi
   yang tepat dan dapat menjangkau mose

Bagaimana cara membersihkan kamera MDH?
TIPS 1
Ada beberapa cara membersihkan dan menyimpan kamera DSLR nan perlu kita perhatikan dan lakukan. Untuk lebih jelasnya apa saja yang perlu dilakukan untuk Membersihkan dan Menyimpan Kamera DSLR, silahkan simak saja dibawah ini.
1. Menyimpan Kamera
Menyimpan kamera DSLR harus dilakukan dengan benar. Perangkat fotografi sangat rentan terserang jamur. Bagian kamera DSLR nan sangat rentan terserang jamur ialah lensa dan sensor kamera.
Menyimpan kamera di tas kamera terlalu lama tak dianjurkan, sebab kondisi tas kamera lembab. Penyimpanan di lemari pakaian jua tak dianjurkan.


Description: Cara-Membersihkan-dan-Menyimpan-Kamera-DSLR

Cara Membersihkan dan Menyimpan Kamera DSLR

2. Membersihkan Lensa
Tuk menjaga lensa dari kotoran dan agar fungsi-fungsinya tak terganggu, selain menyimpan benar, jua perlu dibersihkan secara berkala. Sebaiknya di tas kamera harus tetap tersedia camera cleaning kit agar saat lensa kotor dapat langsung dibersihkan. Idealnya lensa dan kamera dibersihkan secara berkala, terutama setelah dipakai bekerja.

Cara gampang membersihkan lensa kamera ialah sebagai berikut:
– Lepas lensa dari badan kamera atau buka kedua penutup lensa dikedua ujungnya.
– Lepas filter nan terpasang diujunga bagian muka lensa
– Sapu dengan kuas seluruh permukaan badan dan kedua ujung lensa, kemudian semprot menggunakan blower
– Jika masih ada kotoran menempel, sapu menggunakan kain berbahan kulit secara perlahan agar lensa tidak tergores.

Cara Membersihkan dan Menyimpan Kamera DSLR

3. Membersihkan Kamera
Cara mudah membersihkan kamera DSLR ialah sebagai berikut:
– Lepas lensa dari kamera dan tutup connector lensa dengan tutup.
– Bersihkan lensa kecuali LCD-nya dengan kuas agar debu bisa terangkat. Semprot menggunakan blower dan lap kulit tuk kamera.
– Bersihkan bagian-bagian LCD dan viewfinder menggunakan tissue lensa atau lap kulit.

4. Membersihkan Sensor Kamera
cara membersihkan sensor kamera sebagai berikut:
– Siapkan camera cleaning kit serta cairan khusus tuk membersihkan sensor kamera.
– Aktifkan mirror lock up agar mirror dalam lensa terbuka saat dibersihkan. cara mengaktifkan lock up bisa main menu.
– Setelah mirror lock up aktif lalu lepas lensa, tekan shutter release sampai mirror terangkat dan terlihat sensor kamera.
-Hadapkan kamera kebawah, dan semprot bagian sensor kamera dengan blower beberapa kali. Setelah itu matikan kamera.
– Pasang lensa, jika masih ada kotoran perlu dilakukan pembersihan lebih lanjut.
– Tuk membersihkan kotoran nan sedikit membandel di sensor kamera, atau jamur menempel perlu dilakukan dengan kuas magnetik, cotton bud khusus tuk lensa/sensor dan blower.

Demikianlah beberapa cara membersihkan dan menyimpan kamera DSLR nan patut kita perhatikan dan lakukan agar kamera nan kita miliki bisa lebih awet dan terjaga.

Peralatan yang diperlukan:
1. Obeng minus.
2. Kain lap bersih.
3. Cairan pembersih lensa.
4. Hair dryer.
Perhatikan: pada bagian depan lensa biasanya terdapat ring yang memiliki ceruk. Ceruk ini agaknya dibuat oleh pabrik lensa untuk membantu membongkar-pasang lensa. Dalam kasus ini, lensa yang diservis adalah Nikkor 18-200 VR.


BAGAIMANA CARA MEMBERSIHKAN KAMERA MDH?
TIPS 2:

Pertama-tama, ujung obeng dimasukkan ke dalam ceruk ring lensa.

Description: https://fbexternal-a.akamaihd.net/safe_image.php?d=AQDzZdMS67p5uw7L&url=http%3A%2F%2Fi36.tinypic.com%2F53solg.jpg
Untuk menghindari terjadinya goresan, balutlah ujung obeng dengan kain lap (chamois) yang bersih.
Selanjutnya, putarlah ring lensa ke arah berlawanan jarum jam.




Lensa pun terbongkar


Semprot permukaan lensa yang berjamur dengan cairan pembersih lensa (bisa didapatkan gratis di toko-toko kacamata, tentunya jika Anda juga berbelanja kacamatanya)
Keringkan lensa dengan lap (chamois) yang bersih dan kering
Sembur lensa dengan angin panas dari hair dryer
Sembur pula kerongkongan bodi lensa dengan hair dryer

Description: https://fbexternal-a.akamaihd.net/safe_image.php?d=AQDOs4bl7cAciFrD&url=http%3A%2F%2Fi38.tinypic.com%2F2hqz1ol.jpg

Pasang kembali lensa ke bodinya
Kencangkan ring kembali. Dengan obeng yang dibalut lap
Niscaya, kini lensa Anda terbebas dari jamur dan segera dapat dipakai kembali.

Semuanya ini dapat Anda kerjakan sendiri dengan biaya 0 rupiah.
Biaya servis seperti ini bisa mencapai 300-an ribu rupiah di tempat servis biasa, dan bisa mencapai 700-an ribu rupiah di tempat servis yang membawa sertifikat merek lensa (terutama bila garansi lensa sudah habis atau lensanya memang tidak pernah bergaransi resmi).







MAKALAH
KESELAMATAN KECELAKAAN KERJA




Nama : Novita Sandra Pamky Samosir
Kelas : X-Broadcasting/ 016
Tugas : Keselamatan Kecelakaan Kerja ( K3 )


MEDIA KOMUNIKASI ( TAPE RECORDER ) DAN JENIS NYA



MEDIA KOMUNIKASI
Media komunikasi adalah semua sarana yang dipergunakan untuk memproduksi, mereproduksi, mendistribusikan atau menyebarkan dan menyampaikan informasi.
Menurut jenisnya, media komunikasi dapat dikelompokan dalam tiga macam, yaitu :

1.) Media Komunikasi berupa Audio ( Media Komunikasi Audio ), yaitu suatu alat komunikasi yang dapat ditangkap melalui alat pendengaran. Contohnya : Radio, Telepon, Tape recorder, dan sebagainya.

2.) Media Komunikasi berupa Visual ( Media Komunikasi Visual ), yaitu alat komunikasi yang ditangkap melalui alat penglihatan. Contohnya : Surat, transparansi, chart atau grafik, dan lain-lain

3.) Media Komunikasi yang berupa Audio Visual ( Media Komunikasi Audio Visual ), yaitu alat komunikasi yang dapat dilihat dan dapat didengar. Contohnya : televisi, VCD, layar lebar, Internet, wawancara ( face to face ), kunjungan, dan sebagainya.

TAPE RECORDER

Tape recorder atau radio perekam suara adalah radio yang digunakan untuk merekam suara dengan memakai suatu kaset didalamnya.

1. BAGIAN-BAGIAN TAPE RECORDER
a)      Tombol open
b)      Tombol stop
c)      Tombol play
d)      Tombol record
e)      Tombol rewind
f)       Tombol fast forward
g)      Volum suara

2. CARA PENGOPERASIAN TAPE RECORDER
Cara pengoperasian tape recorder adalah sebagai berikut :
(-)Untuk memulai musik atau lagu
Apabila tape recorder akan dugunakan untuk memutar lagu atau memutar rekaman, maka langkah-langkah adalah sebagai berikut :
a)      Buka cover cassette dengan cara menekan tombol open/eject.
b)      Masukan cassette dan tutup kembali cover cassette.
c)      Tekan tombol play untuk memulai dan mendengarkan musik atau rekamandan atur volume.
d)      Setelah selesai mendengarkan tekan tombol stop.
e)      Untuk mengeluarkan cassette tekan tombol open/eject

(-)Untuk merekam
Apabila kita akan menggunakan tape recorder untuk merekam, maka langkah-langkah yang harus dilakukan adalah :
a)      Siapkan kaset kosong.
b)      Buka cover kaset dengan cara menekan tombol open/eject.
c)      Masukan kaset kosong dan tutup kembali cover cassette.
d)      Tekan tombol red record untuk mulai merekam.
e)      Setelah selesai merekam tekan tombol stop.
f)       Apabila ingin mendengarkan hasil rekaman, tekan tombol play. Dengan demikian, kita akan mendengarkan rekaman kita.
g)      Setelah selesai mendengarkan hasil rekaman tekan tombol stop.
h)      Untuk mengeluarkan kaset tekan tombol open/eject.










NAMA : Novita Sandra Pamky Samosir
Kelas  : X-Broadcast
Tugas : Dkom